Selasa, 27 November 2012

Ukhuwah Wathaniyah




Assalamualaikum.....

*kikik-kikik dari belakang* *lempar sepatu*

Ehm...

*rapihin baju*
*benerin dasi*
*tiup-tiup kaca mata*
*ambil sepatu yang dilempar* #lhooooh....

Gapapa-gapapa pada ketawa , tau kok kenapa.. jarang-jarang ga pernah kali ya gue berbasa-basi pake salam..maaf-maaf..
Ada juga yang bilang gue kaya nasrani.huwaaaaaa
Muslim tuleeeeennn.... *sejak dipinang zayn malik dengan basmallah* #plak

Whatever lah ya....
Oke,, yang pada bertanya-tanya kenapa gue tiba-tiba sholehah gini *tanpa hijab* karena eh karena, gue ada tugas MPK Agama Islam nih, tentang Ukhuwah Wathaniyah.. tepatnya Konflik Antar Umat Beragama Dapat Disebabkan Karena Lemahnya Ukhuwah Wathaniyah.

Ga tau ukhuwah wathaniyah? Ngaji dulu sonoh...!!!

Astagfirullah....
Cukup..mulai formal.. *lampu meredup*

Ukhuwah wathaniyah adalah persaudaraan berbasis pada rasa kebangsaan dan nasionalisme. Artinya, kita sebagai makhluk hidup tidak hanya mengedepankan bagaimana kita hidup sebagai umat islam namun juga sebagai umat nasional. Kita hidup juga perlu memikirkan kodrat kita sebagai umat baik yang seagama maupun yang berbeda agama, yang hidup dalam lingkungan satu kebangsaan dan harus menjunjung tinggi kerukunan hidup antar satu bangsa tersebut.

Kerukunan dalam ukhuwah wathaniyah yang utama dapat dilakukan dengan cara saling toleransi dan tengang rasa. Contohnya menghargai agama lain, karena di dalam suatu negara atau bangsa seperti negara Indonesia, ada bermacam-macam agama tidak hanya Islam. Selain itu juga bagaimana kita menghormati kesetaraan gender dan hak asasi manusia.

Ukhuwah wathaniyah memang hubungan persaudaraan yang berbasis rasa kebangsaan dan nasionalisme, namun untuk mewujudkannya harus diawali dengan ukhuwah yang paling kecil, dimulai dari ukhuwah keluarga, kemudian masyarakat, ukhuwah umat seagama dan berlainan agama, baru ukhuwah wathaniyah yang merupakan ukhuwah nasional.

Ukhuwah wathaniyah memiliki manfaat untuk menciptakan persatuan dan kesatuan. Persatuan dan kesatuan dalam Islam berlandaskan Al Qur’an surat Al Hujurat ayat 13 yang berbunyi:
 

Artinya: “ Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
sumber ayat disini

Dari ayat tersebut telah dijelaskan bahwa Allah menciptakan manusia berbeda-beda bangsa dan suku dengan harapan untuk saling mengenal dan menghargai satu sama lain demi terciptanya persatuan dan kesatuan. 

Persatuan dan kesatuan antar umat sebangsa perlu dijaga agar tidak terjadi perpecahan dalam bangsa tersebut seperti terjadi kerusuhan, perselisihan, permusuhan, gontok-gontokan, bahkan kehancuran bangsa itu sendiri. Oleh karena itu perlunya kita juga lebih mengedepankan kepentingan nasional dan bangsa daripada kepentingan suku, golongan maupun kelompok kita. Seperti sabda Rasul “Bukan golongan kita, orang yang membangga-banggakan kesukuan dan bukan golongan kita orang yang mati karena \membela, mempertahankan dan memperjuangkan kesukuan.”

Setidaknya kita harus menjaga dan berusaha mempertahankan kesatuan dan persatuan negara kita yang telah diperjuangkan oleh para pejuang-pejuang terdahulu. Jangan sampai kita hancur dan terpecah belah hanya karena lemahnya ukhuwah wathaniyah yang kita miliki. Berikut Al Qur’an surat Al Imran ayat 103, yang berbunyi:

Artinya: “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni'mat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.”
sumber ayat disini 

Jadi, untuk mencapai menjadi bangsa yang makmur hendaknya kita dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa dan meningkatkan ukhuwah wathaniyah.

Nah... sekarang udah pada tau kan?
Jadiiiii....... siapapun yang baca baik muslim ataupun non muslim tetep jaga kerukunan antar bangsa yaaaaa.... karena kita saudara? Keluarga? Begitulah pokoknya yaa..

Oke... pipit pamit dulu.. mau merhatiin presentasi..
*ngeblog waktu kuliah bahasa inggris*
Wassalamualaikum....

sumber lain:
 
·         Kaelany. 2006. Islam Agama Universal. Jakarta: Midada Rahma Press
·         Fachruddin, Fuad. 2006. Agama dan pendidikan demokrasi: pengalaman Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Jakarta: Pustaka Alvabet
 Akbar, Basith Muhammad. 2008. Persatuan Dalam Islam.artikel


·

0 komentar:

Posting Komentar

Selasa, 27 November 2012

Ukhuwah Wathaniyah




Assalamualaikum.....

*kikik-kikik dari belakang* *lempar sepatu*

Ehm...

*rapihin baju*
*benerin dasi*
*tiup-tiup kaca mata*
*ambil sepatu yang dilempar* #lhooooh....

Gapapa-gapapa pada ketawa , tau kok kenapa.. jarang-jarang ga pernah kali ya gue berbasa-basi pake salam..maaf-maaf..
Ada juga yang bilang gue kaya nasrani.huwaaaaaa
Muslim tuleeeeennn.... *sejak dipinang zayn malik dengan basmallah* #plak

Whatever lah ya....
Oke,, yang pada bertanya-tanya kenapa gue tiba-tiba sholehah gini *tanpa hijab* karena eh karena, gue ada tugas MPK Agama Islam nih, tentang Ukhuwah Wathaniyah.. tepatnya Konflik Antar Umat Beragama Dapat Disebabkan Karena Lemahnya Ukhuwah Wathaniyah.

Ga tau ukhuwah wathaniyah? Ngaji dulu sonoh...!!!

Astagfirullah....
Cukup..mulai formal.. *lampu meredup*

Ukhuwah wathaniyah adalah persaudaraan berbasis pada rasa kebangsaan dan nasionalisme. Artinya, kita sebagai makhluk hidup tidak hanya mengedepankan bagaimana kita hidup sebagai umat islam namun juga sebagai umat nasional. Kita hidup juga perlu memikirkan kodrat kita sebagai umat baik yang seagama maupun yang berbeda agama, yang hidup dalam lingkungan satu kebangsaan dan harus menjunjung tinggi kerukunan hidup antar satu bangsa tersebut.

Kerukunan dalam ukhuwah wathaniyah yang utama dapat dilakukan dengan cara saling toleransi dan tengang rasa. Contohnya menghargai agama lain, karena di dalam suatu negara atau bangsa seperti negara Indonesia, ada bermacam-macam agama tidak hanya Islam. Selain itu juga bagaimana kita menghormati kesetaraan gender dan hak asasi manusia.

Ukhuwah wathaniyah memang hubungan persaudaraan yang berbasis rasa kebangsaan dan nasionalisme, namun untuk mewujudkannya harus diawali dengan ukhuwah yang paling kecil, dimulai dari ukhuwah keluarga, kemudian masyarakat, ukhuwah umat seagama dan berlainan agama, baru ukhuwah wathaniyah yang merupakan ukhuwah nasional.

Ukhuwah wathaniyah memiliki manfaat untuk menciptakan persatuan dan kesatuan. Persatuan dan kesatuan dalam Islam berlandaskan Al Qur’an surat Al Hujurat ayat 13 yang berbunyi:
 

Artinya: “ Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
sumber ayat disini

Dari ayat tersebut telah dijelaskan bahwa Allah menciptakan manusia berbeda-beda bangsa dan suku dengan harapan untuk saling mengenal dan menghargai satu sama lain demi terciptanya persatuan dan kesatuan. 

Persatuan dan kesatuan antar umat sebangsa perlu dijaga agar tidak terjadi perpecahan dalam bangsa tersebut seperti terjadi kerusuhan, perselisihan, permusuhan, gontok-gontokan, bahkan kehancuran bangsa itu sendiri. Oleh karena itu perlunya kita juga lebih mengedepankan kepentingan nasional dan bangsa daripada kepentingan suku, golongan maupun kelompok kita. Seperti sabda Rasul “Bukan golongan kita, orang yang membangga-banggakan kesukuan dan bukan golongan kita orang yang mati karena \membela, mempertahankan dan memperjuangkan kesukuan.”

Setidaknya kita harus menjaga dan berusaha mempertahankan kesatuan dan persatuan negara kita yang telah diperjuangkan oleh para pejuang-pejuang terdahulu. Jangan sampai kita hancur dan terpecah belah hanya karena lemahnya ukhuwah wathaniyah yang kita miliki. Berikut Al Qur’an surat Al Imran ayat 103, yang berbunyi:

Artinya: “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni'mat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.”
sumber ayat disini 

Jadi, untuk mencapai menjadi bangsa yang makmur hendaknya kita dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa dan meningkatkan ukhuwah wathaniyah.

Nah... sekarang udah pada tau kan?
Jadiiiii....... siapapun yang baca baik muslim ataupun non muslim tetep jaga kerukunan antar bangsa yaaaaa.... karena kita saudara? Keluarga? Begitulah pokoknya yaa..

Oke... pipit pamit dulu.. mau merhatiin presentasi..
*ngeblog waktu kuliah bahasa inggris*
Wassalamualaikum....

sumber lain:
 
·         Kaelany. 2006. Islam Agama Universal. Jakarta: Midada Rahma Press
·         Fachruddin, Fuad. 2006. Agama dan pendidikan demokrasi: pengalaman Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Jakarta: Pustaka Alvabet
 Akbar, Basith Muhammad. 2008. Persatuan Dalam Islam.artikel


·

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Blog Template by BloggerCandy.com